Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan
beberapa faktor pendukung dalam menghafal Al-Qur'an. Semoga kita bisa
melakukannya untuk membantu merealisasikan hafalan Al-Qur'an.
1. Membaca hafalan dalam shalat sunnah
Sholat sunah rawatib, menurut asumsi minimal,
dilakukan lima kali, membaca hafalan baru sebanyak lima kali dalam lima shalat
sunnah ini. Ini sama dengan memanfaatkan shalat sunnah untuk mengulangi dan
memantapkan hafalan, sekaligus berlatih menjadi imam. Maka, jangan pisahkan
antara shalatmu dan hafalanmu. Cara ini merupakan faktor pendukung dalam
menguatkan hafalan dan memuraja'ahnya.
2. Membaca di setiap waktu khusus saat menunggu sesuatu.
Demikian sebaiknya penghafal Al-Qur'an, tak
sesuatu pun menyibukan dari Al-Qur'an. Di setiap saat ia mengulangi dan
memuraja'ahnya. Misalnya, ketika sedang menunggu seseorang, saat antri dalam
periksa dokter, menunggu waktu rapat atau ketika menunggu waktu shalat.
3. Bacaan menyelidik
Yaitu bacaan yang memmeriksa dan membersihkan,
serta mengetahui apakah sudah menghafal dengan benar atau belum. Misalnya
ketika menjadi imam, biasanya kondisi ini akan memeriksa hafalan secara akurat.
4. Mendengarkan kaset/mp3 bacaan Al-Qur'an yang sesuai dengan tajwid.
Ini satu di antara sekian banyak nikmat Allah
pada kita. Yakni kita bisa mendengarkan hafalan baru atau lama si sepanjang
hari, baik ketika naik kendaraan atau sebelum tidur.
Putar selalu kaset murattal Al-Qur'an ini. Namun,
hal ini jangan dilakukan secara spontanitas atau tanpa perencanaan, tapi
lakukan dengan cara sistematis.
5. Hanya menggunakan satu Mushaf untuk menghafal
Ini juga perkara yang dianjurkan dan banyak
direkomendasikan. Yakni, harus mengambil satu musaf untuk digunakan
menghafal semampunya dari awal hingga akhir. Sebab berganti - ganti mushaf
berpotensi memunculkan kekacauan hafalan.
Akan tetapi, ketika konseisten menggunakan satu
mushaf, biasanya terekam jelas dalam ingatan bentuk halaman, awal surat dalam
halaman tersebut, awal juz, serta jumlah ayat dalam satu halaman.
6. Memaksimalkan kemampuan indra
Ini adalah faktor pendukung yang paling penting,
dari aspek ilmiah hal ini sudah diakui, bahwa memungkinkan satu indra dapat
memberikan hasil dengan kadar tertentu. Maka, bila memberdayakan dua indra
untuk menghafal, meningkatlah penguasaan, kepahaman dan hafalannya. Bila
menggunkan tiga indra, maka akan bertambah lagi. Dan jika menggunakan empat
indra, maka akan semakin meningkat lagi.
Membaca dengan mata saja / dengan melihat saja
itu satu indra, akan lebih baik jika dikeraskan suaranya maka itu menggukan 3
indra sekaligus, mata melihat, lidah bergerak dan telinga mendengar. Lebih baik
lagi jika apa yang sudah dihafal ditulis maka akan menambah kekuatan dan
kemantapan hafalan.
Sekian yang bisa saya sampaikan tentang faktor pendukung menghafal Al-Qur'an, semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb. :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar